PT Pakar IPAL Indonesia didukung oleh para ahli dari berbagai disiplin ilmu. Tenaga ahli kami memiliki latar belakang pendidikan yang relevan, sertifikasi pendukung, serta pengalaman kerja di bidang pengolahan air, pengolahan air limbah, dan pengelolaan lingkungan.
Tenaga Ahli kami memiliki kompetensi, kualifikasi, serta pengalaman profesional yang terlibat dalam perencanaan, perancangan dan pelaksanaan dalam setiap proyek yang dilakukan.

Ahmad Habibi, S. T, Alumni angkatan pertama Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro ini, merupakan tenaga ahli di bidang pengolahan air dan air limbah dengan pengalaman profesional lebih dari 20 tahun dalam pengembangan sistem Sewage Treatment Plant (STP) dan Wastewater Treatment Plant (WWTP). Memiliki rekam jejak luas dalam perencanaan, pembangunan dan instalasi, pengoperasian sistem IPAL dan pendampingan tenaga operasional, hingga optimalisasi sistem pengolahan air limbah di berbagai sektor, mulai dari industri tekstil, makanan dan minuman, kimia, rumah sakit, kawasan industri, gedung, pertambangan, industri logam, hingga pengelolaan limbah cair pada fasilitas publik seperti pelabuhan dan fasilitas umum milik pemerintah.
Dikenal memiliki kemampuan analitis yang kuat, Ahmad Habibi berpengalaman dalam mengidentifikasi permasalahan proses serta merumuskan solusi teknis yang efisien, aplikatif, dan sesuai dengan regulasi lingkungan yang berlaku. Selain terlibat dalam mendesain dan membangun sistem, juga berperan sebagai penasihat operasional dan pemeliharaan IPAL untuk memastikan sistem dapat beroperasi secara stabil, optimal, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung efisiensi biaya dan kepatuhan lingkungan Customer.
Sebagai Ahli Pengelolaan Limbah Cair, Ahmad Habibi banyak terlibat dalam merumuskan peraturan-peraturan terkait lingkungan yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, menjadi tenaga ahli dalam berbagai kegiatan uji Persetujuan Teknis Baku Mutu Air Limbah di Dinas Lingkungan Hidup baik kota, Kabupaten, maupun provinsi.
Ahmad Habibi aktif sebagai instruktur dan narasumber teknis dalam berbagai pelatihan dan sertifikasi IPAL. Keahliannya mencakup desain proses fisika dan kimia, sistem biologis anaerobik dan aerobik, perencanaan mekanikal dan perpipaan, serta supervisi instalasi dan commissioning, yang didukung oleh penguasaan perangkat perencanaan teknis. Dengan pendekatan yang disiplin dan berbasis pengalaman lapangan, ia berkomitmen menghadirkan solusi pengolahan air limbah yang andal, berkelanjutan, dan bernilai jangka panjang bagi industri serta lingkungan. Pada Tahun 2020 bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia serta Nihon Suido Consultants Co. Ltd, Jepang, Ahmad Habibi menjadi narasumber utama untuk penyusunan dokumentasi audio visual Pedoman Pengoperasian Fasilitas Pengolahan Air Limbah Industri Pengolahan Ikan di Indonesia

Made Indradjaja Marcus Brunner merupakan profesional dan akademisi di bidang teknik lingkungan serta perencanaan wilayah dan kota dengan pengalaman lebih dari dua dekade dalam kajian lingkungan, perizinan, dan pengembangan infrastruktur berkelanjutan. Beliau meraih gelar Doktor (Ph.D) dan Master of Urban and Regional Planning dari University of Hawai‘i at Mānoa, Amerika Serikat, serta menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister teknik lingkungan di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Keahlian utamanya mencakup Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), pengelolaan kualitas udara dan emisi, pengolahan limbah dan air limbah, serta integrasi Multiple Criteria Decision Making (MCDM) dan Geographic Information System (GIS) dalam perencanaan transportasi dan wilayah. Saat ini, beliau aktif sebagai Environmental Engineer and Specialist dan terlibat dalam berbagai proyek strategis nasional, termasuk pembangkit listrik, kawasan industri, pertambangan, infrastruktur transportasi, serta industri pengolahan bahan mentah.
Sebagai profesional, Dr. Brunner juga merupakan dosen tersertifikasi di bidang teknik lingkungan, instruktur program sertifikasi manajer pencemaran udara, serta reviewer jurnal ilmiah nasional dan internasional. Beliau aktif dalam berbagai organisasi profesi seperti IATPI, IAAI, serta tergabung dalam komunitas riset nasional di bawah UKI-NES (UKIREN).
Dengan latar belakang akademik yang kuat dan pengalaman praktis yang luas, Dr. I Made Indradjaja Marcus Brunner berperan aktif dalam mendorong penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan, kepatuhan regulasi lingkungan, dan inovasi teknologi lingkungan di Indonesia.
Ahmad Mubarok merupakan praktisi teknik lingkungan dengan pengalaman lintas sektor industri dalam pengelolaan lingkungan, pengolahan air dan air limbah, serta sistem Health, Safety, and Environment (HSE). Lulusan Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro 2008, memiliki kompetensi dalam perancangan dan penerapan teknologi water and wastewater treatment, pengelolaan limbah B3 dan non-B3, serta pengendalian aspek dan dampak lingkungan sebagai bagian dari manajemen risiko operasional.
Sepanjang perjalanan profesionalnya, Ahmad Mubarok telah menempati berbagai posisi strategis, antara lain Process Engineer Manager, HSE Manager, dan Head of Energy & Environment, dengan tanggung jawab meliputi pengembangan desain teknis, pemenuhan perizinan lingkungan, pelaksanaan audit sistem manajemen, serta pengawasan kepatuhan terhadap regulasi nasional dan standar internasional. Ia juga berpengalaman sebagai auditor dan implementator sistem manajemen terintegrasi, termasuk ISO 9001, ISO 14001, ISO 18001, dan ISO 50001, serta aktif dalam pendampingan audit internal dan eksternal.
Dalam setiap perannya, Ahmad Mubarok mengedepankan pendekatan kerja yang sistematis, disiplin, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Pengelolaan lingkungan dan keselamatan kerja diposisikan sebagai bagian integral dari strategi keberlanjutan perusahaan, dengan tujuan memastikan sistem berjalan efektif, patuh regulasi, dan mampu memberikan nilai jangka panjang bagi operasional industri dan lingkungan

Tjahyo Sasongko merupakan praktisi di bidang perencanaan dan pengendalian proyek infrastruktur dengan pengalaman panjang dalam menangani proyek strategis berskala industri dan lingkungan. Lulusan Universitas Indonesia 1994, mengembangkan pendekatan kerja yang terukur dan sistematis, dengan penekanan pada ketepatan perencanaan, pengendalian biaya, serta pemahaman menyeluruh terhadap siklus proyek sejak tahap perencanaan hingga implementasi.
Sepanjang perjalanan profesionalnya, Tjahyo Sasongko terlibat dalam berbagai proyek Water Treatment Plant (WTP) dan Wastewater Treatment Plant (WWTP), termasuk instalasi berkapasitas besar untuk industri dan kawasan terpadu. Ruang lingkup perannya meliputi penyusunan estimasi biaya, pengendalian jadwal proyek, supervisi pelaksanaan di lapangan, serta dukungan teknis dalam proses tender dan pengadaan. Pengalaman tersebut membentuk kemampuannya dalam mengelola keterkaitan antara aspek teknis, waktu, dan anggaran secara seimbang.
Ketelitian dan konsistensi dalam perencanaan serta pengendalian proyek, Tjahyo Sasongko berfokus pada pencapaian kinerja sistem yang andal dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Pendekatan ini menjadikannya figur yang dipercaya dalam memastikan setiap keputusan teknis memiliki dasar yang kuat, mampu menekan risiko proyek, serta memberikan nilai tambah bagi Customer dan seluruh pemangku kepentingan.
Konsultasikan kebutuhan anda