Penguatan Pengelolaan Air Limbah sebagai Fondasi Akreditasi Laboratorium Lingkungan

JAKARTA – Pengelolaan air limbah laboratorium menjadi salah satu fokus dalam penguatan kualitas data lingkungan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Isu ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Laboratorium Lingkungan 2026 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada 12 Juni 2026, sebagai bagian dari rangkaian Hari Lingkungan Hidup bertema Act Now for Climate.
Kegiatan ini berlangsung di tengah meningkatnya tantangan Triple Planetary Crisis, yaitu perubahan iklim, pencemaran, dan degradasi ekosistem, yang menuntut penguatan tata kelola laboratorium lingkungan berbasis data yang valid, konsisten, dan terstandar.
Dalam forum tersebut, Direktur PT Pakar IPAL Indonesia, Ahmad Habibi, hadir sebagai narasumber dan menegaskan pentingnya peran Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dalam mendukung proses akreditasi laboratorium lingkungan. Menurutnya, IPAL tidak hanya berfungsi sebagai aspek teknis pengolahan limbah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pemenuhan regulasi serta standar operasional laboratorium yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa pengelolaan air limbah perlu dilakukan secara komprehensif melalui upaya minimisasi dari sumber serta pengolahan menggunakan sistem IPAL yang tepat guna. Pendekatan ini diperlukan untuk memastikan setiap limbah yang dihasilkan dapat memenuhi baku mutu yang berlaku, termasuk ketentuan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2025.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perencanaan IPAL perlu diawali dengan identifikasi sumber serta karakteristik limbah, baik yang berasal dari kegiatan utama laboratorium maupun aktivitas penunjang seperti pencucian alat dan limbah domestik. Setiap sumber limbah tersebut perlu diklasifikasikan secara tepat agar metode pengolahan yang diterapkan dapat berjalan efektif dan sesuai kebutuhan.
Melalui pengelolaan air limbah yang terstandar dan berbasis regulasi, laboratorium lingkungan diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil pengujian serta memenuhi persyaratan akreditasi secara optimal. Hal ini pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kualitas data lingkungan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang berkelanjutan.
Komitmen terhadap penguatan pengelolaan air limbah ini juga mencerminkan peran aktif PT Pakar IPAL Indonesia dalam mendukung implementasi sistem pengelolaan lingkungan yang lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Melalui pendekatan berbasis regulasi, teknis, dan keberlanjutan, perusahaan terus berupaya membantu berbagai instansi dan industri dalam merancang, mengevaluasi, serta mengoptimalkan sistem IPAL agar dapat berfungsi secara andal dan sesuai standar yang berlaku.











